Kategori: Racauan

  • Bisakah Menerima Bahwa Kita Tidak Punya Kehendak Bebas?

    Sebuah artikel tahun 2016 di The Atlantic bicara soal perdebatan apakah Free Will (Kehendak Bebas) masih relevan ketika kita tahu banyak fakta bahwa kehendak kita dikendalikan neuron-neuron di otak dan bisa dimanipulasi dan diprediksi dengan sains, dan semua tergantung juga dengan genetika kita. Perilaku manusia bisa diprediksi seperti perilaku babon atau simpanse. Dengan semua teknologi…

  • Penyakit Mental Bukan Alasan Untuk Playing Victim

    Semua dosa masa lalu kamu seperti selingkuh, kabur dari tanggung jawab, atau apapun yang bikin kamu “jahat”, nggak bisa kamu lempar ke penyakit mentalmu (PM), walau PM kamu bisa jadi bahan pertimbangan persidangan dan hukuman, konsekuensi tetap ada. Seorang ibu yang menggorok leher anaknya, terlebih dahulu akan menghadapi konsekuensi hukum, lalu jika terbukti sakit jiwa…

  • Bertahan Hidup

    Mati jadi biasa ya, kawan? Nggak ada waktu untuk berkabung. Karena bertubi-tubi kematian datang, tak sempat kita menarik nafas dan mendorong air mata. Menangis cuma sebentar, habis itu kita lanjut karena kita pun jarang bisa melihat pemakaman. Semua terlalu sibuk dengan bertahan hidup. Panceklik semua. Kehilangan sahabat dan saudara jadi biasa. Siapa sangka hari ini…

  • Mimpi Kapital adalah Mimpi Orang Dangkal

    Tanyakan pada anak-anak baru yang masuk kuliah, kenapa mereka memilih sebuah jurusan? Jawabannya beragam dan kebanyakan hanya menebak-nebak mau jadi apa. Almarhum bapak saya menyuruh saya untuk kuliah di ekonomi biar bisa korupsi biar kaya. Yah, sekolah bisnis dan ekonomi biasanya tujuannya itu, biar kaya. Walau kalau kuliahnya benar, si ekonom akan sadar bahwa ia…