Simple thesis on fear. At last I know what Dawkins look like now. Hahaha.
Kurasi/Kritik
Ini adalah tulisan kritik atau kurasi saya atas teks yang saya suka.
Punya Peta di Norwegian Wood
diambil dari eseinosa.tumblr.com

Memasuki Norwegian Wood, saya tak tersesat. Berbeda dengan karya-karya Murakami yang lain, dengan surrealisme dan ruang-ruang tak tertebak, Norwegian Wood sama sekali tak menantang. Bukan hanya karena ini karya ‘terpopuler’ dan ‘teringan’ karya Murakami, tapi juga karena untuk pertama kalinya dalam pengalaman saya membaca novel, saya seperti melihat diri saya sendiri. Begitu dekat, namun lebih dramatis. Novel ini membawa saya melihat kembali masa lalu saya sebagai mahasiswa kelas menengah yang terjebak situasi percintaan kacau balau.
