Filsafat, Politik, Racauan

Dari Manusia Bernama Guido ke Ide bernama V: Kenapa Demonstran KAMMI Gagal Total


Saya ingat beberapa tahun yang lalu, saya mengubah akun Facebook saya menjadi Guy Fawkes setelah menonton V for Vendetta. Saya bersama kawan saya (anonim) membuat akun tersebut bermodalkan akun saya, supaya si Guy langsung punya teman (yaitu teman-teman saya). Di situ, kami berkomitmen untuk membuat akun GF tersebut jadi simbolik–kami akan upload status, tulisan atau apapun berkenaan dengan gerakan sosial dan segala bentuk perlawanan terhadap tiran. Saya sendiri membuat akun FB lain, yang saat ini saya pakai untuk menulis note ini. Sampai tahun 2011 Guy Fawkes buatan kami cukup banyak followernya–termasuk follower-follower dengan nama dan foto profil sama di seluruh dunia. Guy Fawkes menjadi gerakan anonim yang besar. Ada 22.000 orang lebih di seluruh dunia memakai topeng dan nama ini di facebook. Di tahun 2011 itu lah Facebook memutuskan untuk menghapus semua member yang punya nama Guy Fawkes, God, Muhammad SAW atau Allah SWT, dan hanya memperbolehkan orang membuat Fan Page tentang tokoh-tokoh simbolik ini. Dan semua notes, serta status-status keren hilang bersama Guy Fawkes kami.

Baca lebih lanjut