Gender, Racauan

Dari Mata Seorang Pemerkosa Ke Seorang Penerjemah Yang Dizalimi Internet

Gerakan Ibu-ibu main hakim sendiri di India, karena hukum dan negara tinggal diam pada perkosaan. http://www.gulabigang.in/
Gerakan Ibu-ibu main hakim sendiri di India, karena hukum dan negara tinggal diam pada perkosaan.
http://www.gulabigang.in/

Tulisan ini adalah klarifikasi dan metodologi saya dalam menerjemahkan artikel “Dari Mata Seorang Pemerkosa,” dan tanggapan saya terhadap revisi yang dilakukan oleh orang lain terhadap terjemahan saya, tanpa seizin saya, dan dengan tetap menggunakan nama saya.

Baca lebih lanjut

Gender, Racauan

Dari Mata Seorang Pemerkosa

Via Nina Suzan Thomas, via Ikhaputri Widiantini
Terjemahan bebas/Adaptasi Nosa Normanda

rape3

Disclaimer

Kalau anda mau menyebarkan artikel ini, mohon baca dulu yang ini!
[Tambahan baru penerjemah 11 juli 2015 11:40 Malam waktu Washington DC]

Saya tidak bisa menemukan sumber asli artikel ini dan penulisnya. Satu situs mengatakan sumbernya adalah murid Anonim dari David Portnoy, seorang pengajar bela diri. Sumber lain adalah Richard Lee Orey. pensiunan wartawan pengadilan di United States District Court and of the California Superior Court dengan pengalaman 38 tahun.

Artikel di bawah ini tidak saya edit sama sekali dari tanggal 7 Juli kemarin (semenjak pertama kali upload). Karena artikel aslinya sudah 10 tahun lebih beredar, Orey memberikan disclaimer bahwa artikel ini bukan berdasarkan statistik atau data kuantitatif lain. Ini subjektif: .

This is an article I would rather not post.  I publish this article with the hope that the information listed may help you and/or your loved ones protect yourselves.”

Saya juga menambah2kannya dari pengalaman membaca dan mendengar curhat kawan-kawan. Tulisan asli Orey juga sudah diedit berkali-kali oleh yang menyebarkan. Saya menerjemahkan ini dari yang disebarkan oleh Nina Suzan Thomas.

***

Sekelompok pemerkosa dan pelaku perkosaan kencan diwawancara di penjara tentang bagaimana mengincar korbannya. Ini adalah terjemahan bebas dari artikel yang disebar di Internet dengan bahasa inggris dari sumber anonim. Saya terjemahkan dengan bahasa informal biar asik dan sesuai konteks Indonesia–juga saya tambah-tambahkan beberapa poin supaya aktual dengan keadaan Indonesia.

Baca lebih lanjut