
Berikut 10 banyolan yang saya dengar di kuliah umum Žižek, saya terjemahkan dan parafrasa. Beberapa lelucon ini sudah ada dalam buku Žižek’s Jokes, dan ia menceritakannya dengan narasi yang hampir sama sebagai ice breaker selama kuliah umum.
Bicara Politiklah

Berikut 10 banyolan yang saya dengar di kuliah umum Žižek, saya terjemahkan dan parafrasa. Beberapa lelucon ini sudah ada dalam buku Žižek’s Jokes, dan ia menceritakannya dengan narasi yang hampir sama sebagai ice breaker selama kuliah umum.
Ada 63 janji kampanye Jokowi-JK. Ada empat tahun waktu untuk melunasinya. Ada banyak orang yang menagih janji. Ada lebih banyak lagi yang marah-marah atas hal yang tak ada hubungannya dengan janji, dari kecelakaan pesawat sampai kebakaran hutan. Ada 34 menteri. Ada 34 provinsi.
Ada 1 Presiden.
Masalah besar manusia adalah ia ingin jadi Tuhan yang cuek pada ciptaannya dan membentuk hierarki bahwa ia yanh Maha Kuasa, dan ciptaannya yang Maha Dikuasai. Ego ketuhanan ini yang akan membuat manusia terus mandeg, ketika kita tak henti-henti mengobjekkan orang lain dan merebut kemanusiaan darinya, lalu lupa memakai empati kita. Toh, Hitler menganggap anjingnya lebih manusiawi daripada Yahudi.

Kalo tenaga kerja ahli dari luar udah masuk, bisa ngajarin orang sini, tapi orang sininya pas udah jago dibayar 1/10 tenaga ahli mah sama juga boong.
Terus lu pake nanya kenapa orang2 pinter Indonesia banyak yg ga punya nasionalisme dan pengabdian?
Banyak keluhan kita-kita soal persaingan tak sehat antara pekerja profesional kelas menengah Indonesia, dengan mereka yang menyebut dirinya ‘expat’. Masalah inferioritas muncul dari karyawan sampai ke manajemen, yaitu melihat bahwa mereka yang berasal dari luar dihargai lebih dari yang lokal. Ini bukan hanya berlaku bagi bule, tapi juga bagi kawan-kawan lain dari Asia, seperti Filipina misalnya.